Senin, 27 Maret 2017

Rencana Besar Jokowi Bangun Infrastruktur dan Industri RI

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjabarkan tiga tahapan besar yang akan dilakukan untuk terus mendongkrak ekonomi Indonesia. Ketiga tahapan tersebut meliputi pembangunan infrastruktur, pengembangan industri pengolahan, dan pengembangan industri jasa.

Dalam tahap pertama, Jokowi menyebutkan pembangunan infrastruktur harus menjadi fokus pembangunan saat ini. Dengan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan maka bisa menurunkan biaya logistik dengan semakin mudahnya keterjangkauan.

"Karena ini yang akan memperkuat competitiveness kita, biaya logistik lebih murah. Yang berkaitan dengan listrik, jalan tol juga sama kita bekerja tiga shift, yang berkaitan dengan airport, jalur kereta api, pelabuhan juga sama. Karena tanpa itu jangan harap kita bisa bersaing," jelas Jokowi dalam acara Rakernas BPP Hipmi di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (27/3/2017).

Kedua, industri pengolahan. Ke depan diharapkan tidak ada lagi ekspor barang mentah. Sumber Daya Alam (SDA) yang dihasilkan di bumi pertiwi harus diolah terlebih dahulu sehingga memiliki nilai tambah.

"Jangan kita sekali-sekali pada 10 tahun kedua masih ada yang berjualan bahan mentah, raw material. Semuanya harus barang minimal setengah jadi," tutur Jokowi. BEST PROFIT

Ketiga, pengembangan industri jasa. Industri jasa di Indonesia dinilai memiliki potensi yang luar biasa. Misalnya sektor pariwisata, media, dan juga kuliner.

"Kemudian di 20 tahun ketiga, kita harus bisa masuk besar-besaran ke industri jasa. Kekuatan kita sebetulnya kekuatan alam. Sekarang kita baru proses bangun 10 destinasi wisata baru. Masuk di sana, masuk di sarana pendukung," jelas Jokowi.

"Dan ini adalah anak-anak muda yang bisa, sudah enggak bisa lagi bisnis yang seumur saya masuk, sulit. Anak muda yang harus masuk ini," ujar Jokowi. (hns/hns) BESTPROFIT

Senin, 06 Maret 2017

Ini syarat jika Ridwan Kamil mau didukung PDIP di Pilgub Jabar

Sinyal Ridwan Kamil untuk maju di Pilkada Jabar semakin terbuka. Wali Kota Bandung itu sudah siap ikut pada Pilgub Jabar jika memang ada yang mendukungnya, termasuk dari PDI Perjuangan.

Namun hingga saat ini, PDIP belum bersikap. PDIP mengaku memiliki sejumlah mekanisme untuk diusung dalam pilkada.

"Tapi tetap ada mekanisme partai apakah kemudian RK (Ridwan Kamil) didukung atau tidak. Tapikan yang namanya komunikasi politik bisa dilakukan siapa saja," kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan Abdi Yuhana pada merdeka.com, Senin (6/3).

Menurut dia, PDI Perjuangan Jabar sudah memulai proses penjaringan calon gubernur pada pertengahan Mei tahun ini. Proses ini tentu menjadi salah satu syarat, termasuk Emil jika ingin didukung PDI Perjuangan nantinya.

"Penjaringan bulan Mei pertengahan ini. Dan kemudian prosesnya berjenjang ada di DPD dulu. Jadi ada beberapa tahapan. Semua calon bisa ikut jika memang ingin diusung partai ini," imbuhnya.

Hasil penjaringan itulah yang kemudian akan dibawa ke meja DPP lewat keputusan langsung Megawati Soekarnoputri, sebagai ketum. "Dan kemudian diputuskan di DPP, itu lihat dari popularitas dan elektabilitas juga."

Dia menyatakan, kehadiran Emil pada acara relawan Perjuangan Demokrat, organisasi dari sayap PDIP, di Jakarta pada Sabtu (4/3) lalu, adalah komunikasi politik yang dibuat. Hal itu sah dan tidak ada masalah.

"Tapi artinya RK membangun opini dan komunikasi politik. Tapi tetap wujudnya harus ada di penjaringan. Ini itu bagian dari proses komunikasi politik. Yang tentunya itu tidak terbangun sehari dua hari. Prosesnya panjang," ujarnya.

Dia mengakui, Emil merupakan pemimpin yang mumpuni. Itu bisa dilihat dari cara membawa perubahan terhadap Kota Bandung. "RK saya kira kita lihat banyak memperoleh reward di Kota Bandung. Dari sisi kepemimpinan tidak hanya diakui di Kota Bandung tapi sampai luar juga," tandas Abdi. PT Bestprofit

Rabu, 25 Januari 2017

Awalnya netral, Thailand lalu menjadi negara boneka Jepang.

Hari ini 75 tahun silam. Thailand menyatakan perang terhadap Amerika Serikat dan Inggris. Thailand saat itu menjadi "negara boneka" Jepang, yang sebelumnya menyatakan netral pada Perang Dunia II, akhirnya memutuskan berpihak ke negeri Matahari Terbit.
Mengutip situs History, begitu mendeklarasikan perang, Perdana Menteri Thailand, Lang Pipul, langsung mengontrol negaranya dengan sistem kediktatoran. Ia merangkul salah satu kekuatan Axis dengan maksud agar bisa merebut wilayah di China dan Pasifik Selatan.
Saat Perang Dunia II pecah pada September 1939, Thailand mendeklarasikan netralitasnya demi menjaga jarak dengan Prancis dan Inggris.
Kedua negara Eropa ini memiliki wilayah jajahan di sekitar Thailand. Untuk itu mereka berharap Thailand mendukung upaya sekutu dan mencegah negara boneka Jepang merambah di wilayah Pasifik.
Namun, Thailand mulai mengubah pandangannya. Mereka justru bergerak ke arah yang berlawanan, menjalin "persahabatan" dengan Jepang dan menuliskannya di buku pelajaran sekolah sebagai sebuah peta futuristik Thailand bernama "Greater Thailand" yang melanggar batas wilayah China.
Konflik Thailand pertama kali muncul setelah Prancis jatuh ke tangan Jerman dan menciptakan negara boneka bernama "Vichy". Thailand melihat adanya celah dari kasus tersebut. Inilah kesempatan emas Thailand untuk merebut kembali wilayah perbatasan Indochina yang dijajah Prancis.
Pemerintah Vichy menolak untuk memberikan bala bantuan kepada Thailand. Akibatnya, tentara Thailand nekat menerobos perbatasan Indochina dan melawan tentara Prancis.
Jepang berusaha untuk menjadi penengah dalam konflik ini. Ia memihak Thailand dan memanfaatkan aliansi politiknya dengan Jerman. Kedua negara ini menekan pemerintahan Vichy agar mau menyerahkan wilayahnya seluas 21 ribu mil persegi kepada Thailand.
Pada 8 Desember 1941, Jepang melakukan pendaratan amfibi di pantai Thailand, bagian dari inspeksi mendadak komprehensif pulau-pulau Pasifik Selatan yang diikuti serangan bom di Pearl Harbor, Hawaii, AS. (ase) BESTPROFIT

Selasa, 24 Januari 2017

Jonan: APBN kaget ada kelebihan Rp 40 triliun di skema cost recovery

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengeluarkan aturan terkait kontrak bagi hasil di sektor Migas atau disebut Production Sharing Contract (PSC) dengan sistem Gross Split. Aturan ini dinilai tak lagi membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) jika dibandingkan skema cost recovery.
Menteri ESDM, Ignasius Jonan mengatakan, pemerintah mematok dana cost recovery sebesar USD 8,5 miliar dalam RAPBN-P tahun lalu. Namun, realisasinya meningkat hingga USD 3 miliar menjadi USD 11,5 miliar.
"Tahun lalu, 2016, RAPBN-P mencadangkan USD 8,5 miliar, saya enggak tahu angkanya dari mana karena saya juga baru. Tapi, realisasinya itu USD 11,5 miliar, jadi APBN terkaget-kaget, karena ada tambahan USD 3 miliar. itu Rp 40 triliun lho," ujar Jonan dalam acara Indonesia Energi Roadmap di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Rabu (25/1).
Jonan menceritakan, saat menjabat sebagai Menteri Perhubungan, dia belum menemukan angka pembiayaan mencapai Rp 40 triliun. Padahal, kementerian perhubungan pun melakukan pembangunan infrastruktur transportasi di seluruh daerah.
"Waktu saya di sana (Kemenhub), bangun sebegitu banyak (infrastruktur) enggak ada Rp 40 triliun lho," tegasnya.
Untuk itu, lanjut dia, skema Gross Split yang ditetapkan saat ini justru menguntungkan negara. Meskipun secara garis besarnya persentase split (bagi hasil) negara berkurang, namun secara keseluruhan, negara akan untung.
Dalam masa eksplorasi, kata Jonan, Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) akan diberikan kesempatan untuk berinvestasi sendiri, misalnya terkait biaya pengadaan barang untuk alat eksplorasi.
"Kita sudah coba Gross Split di PHE ONWJ. tujuannya juga untuk mengurangi waktu, sehingga akan efisiensi dalam proses bisnis. Kalau sekarang PSC Cost Recovery, itu proses pengadaannya, baik Chevron, Exxon, dan KKKS lainnya itu menggunakan sama dengan procurement pemerintah, nanti itu mandiri, dan ada insentif untuk TKDN," pungkasnya. BEST PROFIT

Senin, 23 Januari 2017

3 Jagoan line up skuter premium MAXI YAMAHA

Mengiringi pesatnya perkembangan kelas menengah di Indonesia, ada perubahan tren yang mengarah pada pemilihan skutik premium. Yang pada awalnya hanya membutuhkan motor untuk aktivitas sehari-hari, kini mereka menggeser keinginannya untuk menunjukkan level kesuksesannya dengan kepemilikan barang-barang premium. Yamaha pun memberikan line up skuter premium untuk kelas tersebut dengan label MAXI YAMAHA.
Peluncuran label MAXI Yamaha sendiri telah dilakukan di gelaran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2016 lalu. Dengan tagline Live In The Higher Stage, produk-produk MAXI YAMAHA dan konsumennya menunjukkan kelas yang berbeda seperti dijelaskan oleh Mohammad Masykur, Asisten GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
"Memiliki produk-produk MAXI YAMAHA pun menjadi salah satu tanda kesuksesan itu di Indonesia. MAXI YAMAHA juga memberikan pride buat pengendaranya karena memiliki motor masterpiece atau yang terbaik di kelasnya dengan keunggulan desain, fitur, performance, technology, comfort dan handling," jelas Mohammad.
Dijelaskan juga bahwa konsep MAXI telah dipopulerkan lebih dahulu di Eropa dan menguasai market di sana. Sekarang Yamaha membawanya ke Indonesia lewat Tmax dan Nmax yang sudah dijual di sini. Xmax juga termasuk dalam MAXI YAMAHA namun belum dipasarkan di Indonesia dalam waktu dekat.
3 jagoan skutik premium di bawah label MAXI Yamaha tersebut ada pada display motor Yamaha di IMOS 2016. Melenggang di pameran akbar otomotif roda dua itu Rabu 2 November 2016, MAXI YAMAHA ditunggangi tiga rider kebanggaan Yamaha Indonesia yaitu Galang Hendra, Imanuel Pratna dan Rey Ratukore.
Ciri khas skutik premium Yamaha dengan posisi kaki yang santai menunjukkan kelas konsumen yang tentu saja berbeda. BESTPROFIT

Jumat, 20 Januari 2017

Beruang kurus di Bonbin Bandung pernah mengidap cacingan

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat mengatakan, beruang madu jantan yang menjadi sorotan lantaran badannya kurus, ternyata pernah teridentifikasi mengidap cacingan. Hal ini terungkap dari pemeriksaan yang dilakukan tim dokter hewan Taman Safari Indonesia (TSI) pada 11 - 16 Mei 2016 lalu.
Kepala BBKSDA Jawa Barat Sustyo Iriyono mengatakan, sejak kematian Gajah Yani pada Mei 2016, Balai Besar KSDA Jawa Barat telah menyampaikan surat ke Taman Safari Indonesia terkait dengan bantuan dokter hewan dan tenaga manajemen pengelolaan satwa untuk melakukan pengecekan seluruh koleksi satwa di Kebun Binatang Bandung.
Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Dokter Hewan terkait kondisi dan kesehatan satwa koleksi di Kebun Binatang Bandung, dari semua jenis satwa yang diperiksa, khusus utuk jenis Beruang Madu (Helarctos malayanus) dari 11 (sebelas) ekor Beruang Madu (Helarctos malayanus), hanya 1 (satu) ekor Beruang Madu (Helarctos malayanus) berjenis kelamin jantan, dengan estimasi usia sekitar 20 tahun, memperlihatkan kondisi tubuh yang kurus yang menunjukan investasi parasit.
"Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel feses, menunjukan positif (+) larva cacing," ujar Sustyo, di kantornya, Jumat (20/1).
Menurut dia, Taman Safari Indonesia kembali menugaskan tim dokter pada 19-20 Mei 2016. Hasil pengecekan terhadap Beruang Madu yang kurus, disarankan dilakukan evaluasi pakan, penimbangan jumlah intake, jumlah feses, memisahkan satwa saat makan, dan terapi enzym serta suplemen.
Selanjutnya, pada 25-26 Mei 2016 tim dokter hewan Taman Safari Indonesia memeriksa satwa di Kebun Binatang Bandung khususnya terkait Beruang Madu (Helarctos malayanus) dinyatakan gejala kekurusan dan memakan feses sendiri. Saran treatmen dari tim dokter hewan untuk Kebun Binatang Bandung yakni evaluasi pakan dan perbaikan pakan, diisolasi di kandang dalam (kandang tidur) untuk observasi dan pemantauan nafsu makan, dikeluarkan di kandang pamer bergantian dengan 3 ekor lainnya, pemberian multivitamin selama 1 bulan dan pemberian nutriplus gel.
Sustyo menjelaskan, dari hasil pengecekan sementara yang dilakukan oleh Tim Pulbaket Balai Besar KSDA Jawa Barat terhadap Beruang Madu (Helarctos malayanus) pada tanggal 18 Januari 2017, diperoleh hasil bahwa kondisi 10 ekor Beruang Madu (2 ekor jantan, 8 ekor betina) dalam keadaan sehat dan beraktifitas normal. Kondisi satu ekor Beruang Madu kurus (Jantan), usia sudah 25 tahun, terlihat beraktifitas normal.
Adapun mengenai kondisi kesehatan terkini kata Susatyo, dapat dipastikan setelah pemeriksaan secara menyeluruh oleh Dokter Hewan yang berkompeten (PKBSI/TSI). Pihaknya pun masih menunggu laporan terbaru dari tim dokter hewan yang masih melakukan pemeriksaan.
"Kami menugaskan Tim Pulbaket Balai Besar KSDA Jawa Barat ke Kebun Binatang Bandung. Pengambilan langkah-langkah konkrit dan proporsional selanjutnya, didasarkan atas hasil laporan lengkap dari Tim Pulbaket Balai Besar KSDA Jawa Barat ," ungkapnya.
Susatyo menambahkan, pihaknya akan meminta Kebun Binatang Bandung untuk melakukan ekspose pengelolaan koleksi satwa di Kebun Binatang Bandung pada hari Senin, tanggal 23 Januari mendatang. Salah satu tujuannya dalam rangka klarifikasi mengenai Beruang Madu (Helarctos malayanus) yang kurus dan kelaparan. BEST PROFIT

Kamis, 19 Januari 2017

'Semoga suatu saat nanti Memphis kembali ke Premier League'

Mantan pemain Arsenal, Paul Merson mengungkapkan keyakinannya bahwa kepergian Memphis Depay akan menguntungkan bagi sang pemain dan juga Manchester United.

Seperti diketahui, nama Memphis tengah sangat santer disebut-sebut akan bergabung dengan Lyon pada musim dingin ini. Winger asal Belanda tersebut dikabarkan akan pergi dengan mahar mencapai 22 juta poundsterling.

Memphis memang gagal bersinar sejak bergabung dengan Manchester United. Didatangkan dari PSV Eindhoven pada Juni 2015 silam, pemain 22 tahun itu justru kesulitan beradaptasi dengan atmosfer Premier League.

"Ini (perpindahan) langkah yang bagus bagi kedua belah pihak. Mereka harusnya bisa mengatasi kehilangannya," ujarnya.

"Anda menemukan pada Manchester United bahwa bila seorang pemain tak memulai dengan baik dan jatuh ke belakang di Old Trafford, mereka akan kesulitan untuk mengejarnya. Kita sudah melihat itu sebelumnya pada Anderson dan pemain seperti itu, ada beberapa lagi," sambungnya.

"Namun, saya masih berpikir dia memiliki masa depan cerah di permainan ini. Saya berharap kita melihatnya kembali ke Premier League suatu hari nanti," tandasnya.(sky/dzi) PT BESTPROFIT