Jumat, 28 Juni 2019

Ramalan Zodiak Hari Ini: Capricorn Waspada, Pengeluaran Aquarius Membengkak

Belum lihat peruntungan kamu di hari ini? Simak ramalan zodiak berikut ini.
Capricorn:
Peruntungan: Apa mau dikata jika tanggapan minor masih dialamatkan kepada diri Anda, hadapi dengan senyuman dan jangan tunjukkan muka kesal kepada siapa saja. Tetaplah tunjukkan keperdulian Anda kepada sesama agar mereka terbuka hatinya dengan sendirinya.
Keuangan: Jangan terbuai dengan bujuk rayu, waspadalah.
Asmara: Jika senyuman bisa menghapus hatinya yang keras maka lakukanlah walaupun terkadang sikap dan kata-katanya sangat menusuk hati Anda.

Jam Baik: 13.00-14.00

Aquarius:

Peruntungan: Setiap peluang segera ditindaklanjuti jangan dibiarkan mengambang tanpa kepastian. Suasana tampak tenang karena terbawa oleh nasib bintang anda yang lagi mujur-mujurnya. Ada yang mencoba menjegal langkah anda, tak perlu ragu untuk menerjangnya.

Keuangan: Cukup baik walaupun di sektor pengeluaran tampak membengkak.

Asmara: Jika mampu menyerap segala keinginannya maka tentu saja ketulusan cintanya dapat dijaga terus.

Jam Baik: 10.00-11.00

Pisces:

Peruntungan: Situasi masih tidak stabil, sehingga jangan spekulasi dulu. Lakukan observasi saja, sambil mempelajari kemungkinan ada peluang yang bisa dimasuki.

Keuangan: Tetap harus berhemat agar pemborosan tidak sampai menimpa anda.

Asmara: Percuma saja anda berbaik hati di depannya kalau masih diliputi perasaan curiga.

Jam Baik: 18.00-19.00

Kamis, 27 Juni 2019

Statistik Buruk Marco Giampaolo, Pelatih Baru AC Milan

Keputusan AC Milan menunjuk Marco Giampaolo patut dipertanyakan. Pasalnya, track record Giampaolo sebagai pelatih begitu mengkhawatirkan. Seperti apa?
Setelah ditinggal Gennaro Gattuso, Milan bergerak cepat mencari penggantinya. Dikaitkan dengan beberapa nama, Milan akhirnya memilih Giampaolo yang musim lalu melatih Sampdoria.
Giampaolo sudah memutus kontraknya bersama Sampdoria untuk kemudian memilih Milan sebagai pelabuhan berikutnya. Bagi Giampolo, ini bisa dikatakan puncak kariernya sebagai pelatih mengingat selama ini dia hanya berada di klub-klub kecil.
Sebelum melatih Sampdoria pada 2016, Giampaolo menangani klub-klub seperti Cagliari, Siena, Catania, Cesena, Brescia, Cremonese, dan Ascoli. Bahkan saat menjadi asisten pelatih tahun 2000, Giampaolo cuma berada di klub seperti Pescara, Giulianova, dan Treviso.
Maka wajar jika pengangkatan Giampaolo ini dipertanyakan oleh fans Milan mengingat klub sebenarnya butuh pelatih top yang bisa melajukan klub lagi ke persaingan papan atas Serie A, atau minimal rutin finis empat besar. Milan sudah enam tahun lebih absen dari Liga Champions.

Apalagi statistik Giampaolo sebagai pelatih tidak bagus-bagus amat. Sedari menjadi pelatih kepala pada 2004, Giampaolo sudah turun di 325 pertandingan dengan 107 kemenangan, 84 imbang, dan 134 kekalahan. Dari statistik itu saja, sudah bisa diukur sejauh mana kemampuan Giampaolo.

Jika mau dipersempit saat menangani Sampdoria sedari 2016, Giampaolo punya rekor menang-kalah yang tipis, yakni 49 kemenangan berbanding 48 kekalahan dari 123 pertandingan dengan rataan 1,41 poin. Ada 183 gol dicetak dan kebobolan 177 gol.

Bagaimana fans Milan melihat statistik? Coba kita bandingkan dengan Gattuso yang punya 40 kemenangan, 23 imbang, dan 20 kekalahan selama menangani Milan sejak Desember 2017.

Tapi, Giampaolo juga tidak buruk-buruk amat sebenarnya dari segi permainan. Tengok saja Sampdoria musim lalu yang dibawanya bermain aktraktif dengan formasi 4-3-1-2 favoritnya. Formasi ini pernah tenar di Milan saat Carlo Ancelotti melatih dengan Rui Costa sebagai trequartista alias penyerang lubang menopang Andriy Shevchenko dan Filippo Inzaghi.

Nah, dengan materi skuat Milan saat ini, Giampaolo bisa menerapkan strategi favoritnya itu dengan memainkan Krzysztof Piatek dengan penyerang Milan lain seperti Patrick Cutrone atau Andre Silva yang balik dari Sevilla. Belum lagi, Milan juga disebut akan memboyong Andrej Kramaric dari Hoffenheim.

Musim lalu, Sampdoria memang cuma finis posisi kesembilan tapi produktivitas tim tersebut melebih Inter Milan (57), Torino (52), Lazio (56), atau bahkan Milan (55), yang berada di atasnya. Il Samp membuat 60 dengan 26 gol di antaranya dibuat penyerang gaek Fabio Quagliarella.

Sementara tandem Quagliarella, GoeGregoire Defrel, mencatatkan 11 gol. Jadi, meski punya statistik buruk, ada sedikit harapan Giampaolo bisa membuat lini serang Milan lebih meledak lagi.

Rabu, 26 Juni 2019

Beli 3 Dapat 1 di Atraksi Favorit Traveloka Xperience

Tak ada alasan untuk menunda agar bisa bersenang-senang, karena Traveloka Xperience selalu memberikan kejutan untuk semua! Pasalnya, kini ada promo BFF Deals yang berlangsung dari 17-30 Juni 2019 dengan dua promo besar yakni Buy 3 Get 1 dan Buy 1 Get 1 untuk pembelian tiket atraksi di Traveloka Xperience baik di dalam maupun luar negeri. 
Di promo Buy 3 Get 1, kamu bisa mendapatkan 1 tiket masuk wahana rekreasi gratis dengan membeli 3 tiket masuk lewat kupon diskon 25% untuk sejumlah wahana rekreasi pilihan. Sedangkan di promo Buy 1 Get 1, kamu bisa membeli tiket Universal Studios Japan dengan kupon diskon sebesar 50%.
Promo ini berlaku berlaku pengguna Traveloka App versi 3.3.0 ke atas untuk Android dan iOS. Informasi lebih lanjut termasuk kode kupon tersaji lengkap di sini. Kode kupon hanya bisa digunakan satu kali pemesanan selama periode promo.
Dengan promo BFF Deals kamu bisa lebih akrab dengan teman-teman satu geng karena dapat merasakan keseruan bersama di tempat rekreasi favorit. Apalagi, dengan diskon yang ada bujet kamu pun dapat lebih hemat.
Kapan lagi bisa menghemat total biaya tiket masuk ke Universal Studios Japan dengan diskon 50%? Bayangkan juga kelegaan saat merencanakan liburan bersama teman-teman ataupun keluarga dengan kupon diskon 25% untuk masuk ke wahana rekreasi impian. Menguntungkan, bukan?
Tak hanya itu, dalam mendukung promo BFF Deals ini, Traveloka Xperience juga mengadakan kontes foto yang diadakan di instagramnya, @travelokaxperience. Kontes ini berhadiah tiket ke Dufan bersama teman-teman satu geng kamu dan berlangsung sampai 30 Juni 2019.

Di dalam negeri, promo beli 3 gratis 1 tiket masuk tempat rekreasi berlaku untuk pembelian tiket atraksi di Jatim Park 1, 2, 3. Sementara itu, bagi yang merencanakan liburan ke luar negeri diskon tiket atraksi berlaku di banyak destinasi. Di Hongkong misalnya, kamu bisa mendapatkan promo BFF Deals di tiap pembelian tiket masuk Hong Kong Disneyland dan Madame Tussauds Hongkong. Tak hanya Hongkong, kamu juga bisa membeli beragam tiket atraksi di negara lain seperti Singapura, Jepang, Australia, hingga Paris.

Traveloka Xperience sendiri merupakan transformasi terbaru dari salah satu produk Traveloka yang sebelumnya dikenal dengan "Aktivitas & Rekreasi". Perubahan nama ini sekaligus menyatukan sejumlah layanan yang terpisah untuk dikemas menjadi sebuah kesatuan produk pendukung kenyamanan aktivitas pengguna Traveloka. Sedikitnya, 12 jenis layanan terangkum di Traveloka Xperience, di antaranya adalah Atraksi, Tur, Bioskop, Spa & Kecantikan, Makanan & Minuman, Kursus & Workshop, Event, Perlengkapan Travel, Kuliner dan Transportasi.
Dibandingkan dengan platform penyedia layanan sejenisnya, Traveloka Xperience menawarkan 4 keuntungan. Pertama, beragamnya pilihan produk aktivitas liburan dan gaya hidup di dalam dan luar negeri. Kedua, kebebasan untuk memilih metode pembayaran yang paling mudah dan sesuai keinginan penggunanya. Selanjutnya, kecepatan dan kemudahan pemesanan tiket masuk dan voucher yang bisa dilakukan kapan saja serta adanya Easy Access yang memudahkan pengguna untuk dapat mudah masuk ke tempat rekreasi tanpa perlu mencetak tiket ataupun mengantre

Selasa, 25 Juni 2019

MUI Garut: Sebar Ajaran Sesat, Sensen Tak Pernah Direhabilitasi

Kelompok ajaran sesat pimpinan Sensen Komara masih menampakkan eksistensinya. Meskipun sempat divonis gangguan jiwa, Sensen ternyata tak pernah direhabilitasi. Nama Sensen kembali mencuat dan bikin geger publik Garut, Jawa Barat, setelah anak buahnya bernama Hamdani membuat serta menyebarkan surat 'Sensen Presiden Indonesia'.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Garut KH Sirojul Munir mengatakan Sensen belum pernah direhabilitasi setelah divonis pengadilan. "Sensen belum direhabilitasi. Sampai sekarang kan tidak ada hasil kondisi kejiwaan Sensen," ujar Munir kepada wartawan di kantornya, Jalan Otista, Tarogong Kidul, Kamis (20/6/2019). BEST PROFIT
Sensen divonis bersalah oleh PN Garut atas kasus makar dan penistaan agama pada 2012. Perkara tersebut bermula saat Sensen dan para pengikutnya berusaha mengibarkan bendera Negara Islam Indonesia di istananya, Cipari, Wanaraja, 7 Agustus 2011. BESTPROFIT
Namun perbuatan yang Sensen lakukan tidak bisa dipertanggungjawabkan secara hukum lantaran berdasarkan hasil medis, ia mengalami gangguan jiwa. Majelis hakim kala itu mengganjar Sensen dengan hukuman rehabilitasi di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan kejiwaan yang sebelumnya dilakukan oleh ahli.

Munir mengatakan, Sensen tidak direhabilitasi lantaran Pemkab Garut enggan mengeluarkan biaya. "Pemkab yang seharusnya membiayai rehabilitasi, ternyata tak pernah mengeluarkan anggaran," katanya.
Ia berharap Sensen dan para pengikutnya bisa direhabilitasi. Jika tidak, kata Munir, Sensen dengan leluasa menyebar ajaran sesatnya.

"Sampai sekarang masih menyebarkan ajaran (sesat). Padahal, kami sudah mengeluarkan fatwa haram jauh-jauh hari," ujar Munir.

Ada 9 Ribu Pengikut Sensen

Munir mengungkapkan saat ini Sensen Komara masih menyebarkan ajaran sesat ke para pengikut. Ajaran disampaikan lewat pengajian yang kerap digelar Sensen di istananya.

Sensen dianggap rasul dan presiden Negara Islam Indonesia (NII) oleh para pengikutnya. Berdasarkan data yang berhasil didapat pihak MUI, pada 2019 ini ada ribuan pengikut Sensen yang aktif.

"Terakhir jumlahnya ada sembilan ribu orang," katanya.
Menurut Munir, para pengikut Sensen sulit untuk disadarkan. Sebab mereka sudah terpapar doktrin dari Sensen. 

Para loyalis Sensen itu tersebar di 42 kecamatan yang ada di Garut. Ada juga sejumlah pengikut Sensen berasal dari luar kota.

"Yang sudah menjadi pengikut sejak lama itu doktrinnya sudah kuat," ucap Munir

Senin, 24 Juni 2019

Saksi Ahli Tak Hadir, SIdang Video Hina NU Gus Nur DItunda

Sidang terdakwa Sugi Nur Raharja alias Gus Nur dalam kasus video hina NU di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terpaksa ditunda. Penundaan ini lantaran para saksi ahli tidak hadir.
Sidang sendiri sempat berjalan seperti biasanya. Namun tak sampai lima menit, majelis hakim kemudian memutuskan untuk menunda sidang ini. 
"Sidang hari ini ditunda dua minggu, karena saksi ahli Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak datang, karena salah alamat. Sidang berikutnya digelar 4 Juli 2019," ujar majelis hakim. 
Mendengar hal ini, raut kecewa pun terlihat di wajah Gus Nur dan kuasa hukumnya. Namun mereka hanya diam dan menerima penundaan tersebut. 
Sementara itu, pada sidang hari ini pengamanan terlihat juga cukup ketat. Ratusan aparat berjaga di sekitar pengadilan. Sementara puluhan massa dari Front Pembela Islam (FPI) dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU terlihat hadir di lokasi. 
Sebelumnya, kasus Gus Nur ini berawal dari laporan ke polisi karena video blog (vlog) dengan judul 'Generasi Muda NU Penjilat'. Vlog itu diunggah Gus Nur di akun youtube pada 20 Mei 2018. Gus Nur kini didakwa Pasal 45 ayat (3) jo. Pasal 27 ayat (3) UU No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Jumat, 21 Juni 2019

Beredar 9 Nama Jenderal untuk Capim KPK, Polri: Daftar Itu Belum Final

Jajaran kepolisian mengirimkan nama-nama jenderal untuk mengikuti seleksi calon pimpinan (capim) KPK. Total ada 9 nama jenderal polisi yang beredar, tapi Mabes Polri menyampaikan daftar tersebut belum final.
PT BESTPROFIT "Barusan saya ditelepon staf SDM bahwa nama-nama tersebut belum final," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (20/6/2019).
"Seperti yang sudah saya sampaikan kemarin, di sisi internal kita ada regulasi Peraturan Kapolri tentang penugasan khusus. Artinya bahwa masih ada tahapan pemeriksaan administrasi secara internal tentang kompetensi, tentang persyaratan lainnya, rekam jejak, dan lain-lain," imbuh Dedi.
Nama-nama itu terdapat dapat surat Kapolri nomor B/722/VI/KEP/2019/SSDM tertanggal 19 Juni 2019 yang ditandatangani Asisten bidang SDM (As SDM) Kapolri Irjen Eko Indra Heri. Dedi menuturkan apabila nama-nama calon kandidat pimpinan KPK dari Polri sudah selesai diproses, Polri nantinya akan menyurati pansel capim KPK terkait hal tersebut. Menurut Dedi, target pengiriman surat ke pansel capim KPK itu H-1 sebelum pendaftaran ditutup.
"Apabila sudah final, tentunya akan kita sampaikan surat secara resmi kepada pansel capim KPK. Karena dari tahapan pendaftaran kan sampai 4 Juli 2019, artinya masih cukup panjang waktunya untuk Polri melakukan pemeriksaan secara internal dulu," ujar Dedi.
Berikut ini 9 nama perwira tinggi Polri dalam daftar yang disebut belum final tersebut.

1. Wakabreskrim Polri Irjen Antam Novambar
2. Pati Polri penugasan di BSSN Irjen Dharma Pongkerum
3. Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri Irjen Coki Manurung
4. Analis Kebijakan Utama bidang Polair Baharkam Polri Irjen Abdul Gofur
5. Pati Polri penugasan Kemenaker RI Brigjen Muhammad Iswandi Hari
6. Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri Brigjen Bambang Sri Herwanto
7. Karo Sunluhkum Divisi Hukum Polri Brigjen Agung Makbul
8. Analis Kebijakan Utama bidang Bindiklat Lemdiklat Polri Brigjen Juansih
9. Wakapolda Kalbar Brigjen Sri Handayani

Kamis, 20 Juni 2019

Bangun Pabrik di Karawang, Perusahaan Jepang hingga China Rogoh Rp 1,4 T

Sebanyak 6 perusahaan asal Jepang hingga China resmi membangun fasilitas industri di kawasan industri Karawang New Industry City, Jawa Barat. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ikut meresmikan pembangunan atau groundbreaking yang berlangsung hari ini.
Airlangga menyebutkan nilai investasi yang digelontorkan oleh perusahaan-perusahaan ini mencapai US$ 100 juta atau setara Rp 1,4 triliun (kurs Rp 14.000/US$).
"Kepada 6 perusahaan yang investasi juga akumulasinya sekitar Us$ 100 juta," kata Airlangga dalam sambutannya, Kamis (20/6/2019). BESTPROFIT
Mereka adalahadalah PT Wonderful Food International (China), PT Binamitra Kwartasedaya (Indonesia), PT Ikimura Indotools Center (Jepang), PT Wook Global Technology (China), PT Brightgene Biomedical Indonesia (Taiwan dan Indonesia), serta PT Ruiyuan (China).
Perusahaan-perusahaan tersebut bergerak di berbagai sektor, mulai dari pembuatan permen, komponen otomotif, e-commerce, bio-medis, hingga rekayasa konstruksi dan pengembang real estat.

Kawasan industri tersebut memegang Izin Usaha Kawasan Industri seluas 204,8 hektare, dilengkapi kantor pengelola serta sarana dan dprasarana seperti jalan, jaringan listrik, dan sarana pendukung lainnya.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, saat ini sudah ada 90 kawasan industri yang beroperasi di Indonesia. Mayoritas berada di Jawa Barat.
Jawa Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia dengan jumlah kawasan industri terbanyak, yaitu lebih dari 25 Kawasan Industri. Diharapkan kawasan industri ini bisa mendorong terciptanya lapangan pekerjaan

Rabu, 19 Juni 2019

Serahkan Jawaban ke MK, Yusril: Bukan Berarti Kami Terima Perbaikan Gugatan 02


Tim Kuasa Hukum Joko Widodo-Ma'ruf Amin menegaskan pihaknya tetap mengacu pada permohonan awal yang diajukan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut mereka, peraturan MK tidak mengatur adanya perbaikan pada sengketa pilpres. 
"Konstruksi yang lama tidak mengatur perubahan, kecuali ada baru kita kemudian masuk kepada tanggapan sikap permohonan baru pada 10 Juni dan itu mungkin agak panjang karena memang permohonan ini sangat panjang," ujar Ketua Tim Kuasa Hukum Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra, di gedung MK, Jl Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (17/6/2019). BEST PROFIT


Meski begitu, pihaknya tetap mempersiapkan jawaban dan alan bukti terhadap dalil permohonan Prabowo-Sandi yang baru lantaran MK belum menetapkan permohonan untuk menjadi acuan. BESTPROFIT


"Tapi tak berarti kami menerima perbaikan ini, tapi ini jaga-jaga aja karena kami belum tahu hakim ini mau pegang yang mana, pegang permohonan pada 24 Mei atau yang 10 Juni. Jadi daripada ragu-ragu lebih baik persiapkan," ucapnya. 
Yusril mengatakan pihaknya tetap menuliskan petitum, yakni meminta MK menolak permohonan Prabowo-Sandi. Menurut dia, MK tidak berwenang mengadili perkara terkait kecurangan proses pemilu.

"Tapi tidak mengubah hal yang pokok, karena dalam petitum ada dua. Dalam eksepsi kami minta ke MK tidak berwenang mengadili perkara ini dan setidaknya permohonan tak dapat diterima. Sedangkan dalam pokok perkara kami tegas mengatakan, baik dalam permohonan 24 Mei dan perbaikan 10 Juni, kami mohon ke MK untuk menolak keseluruhan," jelasnya. 

Selasa, 18 Juni 2019

Tim 01 Ibaratkan Perbaikan Gugatan 02 seperti Siapkan Tali Gantungan Sendiri


Tim hukum Jokowi-Ma'ruf Amin mengibaratkan perbaikan permohonan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada sengketa hasil Pilpres 2019 seperti menyiapkan tali untuk gantung diri. Hal itu karena permohonan yang jumlahnya ratusan itu sangat sulit dibuktikan di persidangan.
"Ini malah permohonannya ratusan. Ini kan sama dengan mencari kuburan namanya. Kalau orang jalanan bilang ini mencari mati dengan menyiapkan tali gantungan sendiri untuk menjerat lehernya. Permohonan panjang pasti sulit dibuktikan," ujar anggota tim hukum Jokowi-Ma'ruf Amin, I Wayan Sudhirta, di Posko Cemara, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (17/6/2019).
Wayan menilai permohonan yang diajukan tim hukum Prabowo melanggar persyaratan formil gugatan sengketa hasil pilpres. Selain itu, permohonan tidak memuat perselisihan suara. BESTPROFIT


"Kita lihat dari awal. Persyaratan formil yang dimaksud Pasal 51 dilanggar. Salah satu contoh yang paling mencolok, tidak dipenuhinya Pasal 8 ayat 4, pokok permohonan harus memuat perselisihan suara. Aneh bin ajaib, tidak ditemukan pada permohonan ini," kata Wayan.

Selain itu, tim hukum pasangan nomor urut 01 itu juga mempertanyakan perbaikan permohonan Prabowo-Sandi secara materiil. Wayan menilai perbaikan permohonan Prabowo-Sandi dilakukan karena mereka tidak mampu mempertahankan permohonan pertama yang diajukan pada 24 Mei lalu.

Wayan menyebut pihaknya tidak mengakui perbaikan permohonan Prabowo-Sandiaga karena menyalahi aturan. Tim Jokowi menganggapnya sebagai lampiran semata. Meski begitu, lampiran yang memuat banyak tudingan dari kubu 02 itu tetap dijawab sebagai bentuk klarifikasi agar masyarakat tidak terjebak pada narasi tim Prabowo-Sandi.


"Kalau secara formil sudah dinyatakan tidak layak, bagaimana secara materiil? Ketika ditambahkan dengan apa yang disebut lampiran, berusaha untuk membelokkan keadaan karena sudah tidak mampu mempertahankan permohonan tanggal 24, yang menurut kami itu (tanggal 10 Juni) permohonan baru. Permohonan baru sama sekali," ucap dia.

Lebih lanjut Wayan mengatakan, berdasarkan teori gugatan, permohonan harus dibuat seringkas mungkin. Sebab, semakin banyak permohonan akan semakin sulit dibuktikan di persidangan. Namun Wayan menilai tim hukum Prabowo melanggar teori tersebut.

"Salah satu teori yang menyatakan bagaimana gugatan dan permohonan harus dibuat, makin ringkas makinlah baik. Makin panjang sebuah permohonan, makin sulit membuktikannya. Tapi (tim hukum Prabowo) menyimpang dari teori itu," sebut Wayan.

Seperti diketahui, majelis hakim konstitusi tetap meminta tim Jokowi-Ma'ruf sebagai pihak terkait menjawab perbaikan gugatan yang disampaikan Prabowo-Sandiaga meski dianggap sebagai lampiran. Jawaban dari tim Jokowi-Ma'ruf telah disampaikan sore ini. 

Senin, 17 Juni 2019

Polisi Limpahkan Berkas Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma ke Jaksa

Penyidikan kasus dugaan makar yang melibatkan tersangka Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma memasuki babak baru. Penyidik Polda Metro Jaya telah melimpahkan berkas kasus itu ke pihak kejaksaan.
"Iya sudah dikirim ke Kejaksaan Tinggi DKI," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada detikcom, Jumat (14/6/2019).
Pelimpahan tahap satu berkas Eggi Sudjana dilakukan pada Senin (10/6). Sedangkan berkas Lieus dikirim pada Kamis (13/6). 
"Sampai saat ini masih ditelilti oleh jaksa," imbuh Argo.
Eggi Sudjana ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan makar pada Senin (13/5) malam. Pada Selasa (14/5) pagi, Eggi ditangkap di ruang penyidik seusai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

Lieus ditetapkan sebagai tersanga kasus dugaan makar oleh Bareskrim Polri. Pada Senin 20 Mei 2019, Lieus kemudian ditangkap polisi karena mangkir setelah dua kali dipanggil oleh polisi. 

Jumat, 14 Juni 2019

Polresta Pekanbaru Sita Ribuan Ekstasi dan Sabu Jaringan Malaysia

Jajaran Polresta Pekanbaru menangkap seorang tersangka pengedar narkoba. Barang buktinya berupa ribuan ekstasi dan sabu dari jaringan Malaysia.
"Tersangka atas nama Yulismi Hendri (37) warga Kecamatan Tampan, Pekanbaru. Tersangka ditangkap di rumahnya oleh tim Polsek Senapelan, Pekanbaru," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto dalam gelar jumpa pers di Mapolsek Senapelan, Jumat (14/6/2019).
Santo menjelaskan, penangkapan oleh tim Polsek Senapelan ini dilakukan pada Jumat (31/5) lalu. Sebelumnya, pihak kepolisian mendapatkan informasi akan ada transaksi narkoba di rumah tersangka. BESTPROFIT
"Penangkapan dilakukan sore hari rumah tersangka yang disaksikan Ketua RW setempat," kata Santo.
Di dalam rumah tersangka, tim melakukan penggeledahan. Ditemukan bungkusan plastik warna hijau kuning bersikan ekstasi dengan motif boneka minion sebanyak 4.785 butir. Plastik tersebut dikemas dalam teh China.

Dalam penggeledahan selanjutnya ditemukan kembali kemasan teh China yang juga berisikan ekstasi. Bungkusan kedua ini ditemukan 2.640 ekstasi dengan motif yang sama.

"Barang bukti ekstasi ini diletakkan pelaku dalam ember bekas cat di dalam gudang rumahnya," kata Santo.

Kembali dilakukan penggeledahan, sambung Santo, tim kembali menemukan bungkusan teh China di dalam ember ditanam di belakang rumah pelaku.

"Di dalam ember yang ditanam itu ternyata ada bungkusan plastik merek teh China yang berisikan 454 gram narkoba jenis sabu," kata Santo.
Dari pengakuan tersangka, katanya, barang haram tersebut dia dapat pada Jumat (10/5) dari seorang pria bernama Sulaiman warga negara Malaysia. Dari warga asing ini, tersangka menerima barang bukti.

"Kita masih mengembangkan kasus peredaran narkoba ini. Tersangka kita jerat dengan UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika," tutup Santo. 

Kamis, 13 Juni 2019

Bank Sentral Diramal Pangkas Bunga, Dolar Australia Lesu

Bank Sentral Australia (Reserve Bank of Australia/RBA) yang diprediksi akan menurunkan suku bunga lagi membuat nilai tukar dolar Australia melemah melawan rupiah. Mata uang Negeri Kanguru kini berada di dekat level terendah sejak 3 Januari.  PT BESTPROFIT

Pada Jumat (14/6/2019) pukul 13:05 WIB, AU$ 1 dibanderol Rp 9.862,61 atau melemah 0,05% di pasar spot, mengutip data dari Refinitiv. BEST PROFIT

National Australia Bank (NAB) memprediksi RBA akan memangkas suku bunga dua kali lagi tahun ini, sehingga menjadi 0,75%. Pada awal bulan ini RBA sudah menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 1,25%. Data tenaga kerja Australia yang masih lemah, dengan tingkat pengangguran 5,2% serta inflasi yang rendah menjadi alasan utama prediksi pemangkasan suku bunga. 
Pelemahan dolar Australia juga berdampak pada kurs jual beli di beberapa bank di Indonesia. Berikut beberapa kurs jual beli yang dikutip dari situs resmi masing-masing bank siang ini:

Rabu, 12 Juni 2019

Begini Kondisi Bocah di Pati yang Terbakar saat Main Petasan Bambu

Bocah 10 tahun yang terbakar ketika bermain mercon bumbung (petasan bambu), Muhammad Khoirul Muhaimin, mengalami luka bakar derajat 3. Perawatan intensif dilakukan di ruang PICU RSUP dr Kariadi Semarang.
Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUP dr Kariadi Semarang, dr Nurdopo Baskoro, mengatakan korban dibawa ke RSUP dr Kariadi tanggal 4 Juni 2019 pukul 19.55 WIB atau di hari yang sama dengan kejadian.
"Info dari keluarga kejadian jam 13.00 sempat dibawa ke rumah sakit di Pati kemudian di bawa ke sini langsung masuk ICU," kata Baskoro, Jumat (14/6/2019).
Kepala Instalasi Perawatan Intensif yang juga tim dokter yang menangani korban, dr Moh Supriatna SpAK, mengatakan korban datang dengan kondisi luka bakar derajat 3 di wajah, tangan kiri dan kaki kanan dan kiri. Saat itu sudah ada indikasi gagal napas pada korban akibat dari luka bakar.
"Masuk dengan keluhan luka bakat derajat 3, luasnya 10 persen. Derajat 3 itu kena kulit bagian bawah namun tidak sampai sentuh daging atau tulang. Sudah gagal napas saat masuk. Itu terjadi karena ada uap panas ke muka," jelas Supriatna.
Langkah yang langsung dilakukan yaitu melakukan pengamanan jalan napas dengan mesin ventilatior mekanik sehingga pernapasan korban dibantu mesin. Hal lain yang dilakukan yaitu pemeriksaan dan pembersihan luka.

"Tindakan yang sudah dilakukan pemeriksaan luka, luka bakar yang penting dibersihkan agar tidak infeksi karena potensial menimbulkan infeksi besar. Karena infeksi seluruh tubuh bisa menimbulkan kegagalan di organ lain, sepsis," ujarnya.

Untuk menangani korban, setidaknya ada 7 divisi yang turun tangan antara lain dari PICU, visioterapi, dokter bedah plastik mikrobiologi klinis, dan divisi infeksi anak. Saat ini perawatan sudah berjalan pada hari kesembilan dan kondisi korban makin membaik.

"Sekarang mulai kuat napasnya, bantuan mesin napas kita turunkan. Mudah-mudahan beberapa hari kedepan bisa lepas," katanya.
Terkait luka bakar, saat ini masih ada luka kotor sehingga masih terus berusaha dibersihkan. Setelah bersih maka diperkirakan butuh 2 sampai 3 minggu untuk proses granulasi. Namun nantinya tetap akan meninggalkan bekas saat sudah sembuh.

"Ini hari kesembilan masih banyak luka kotor, ini butuh waktu mungkin lebih dari 3 minggu granulasi," katanya.

Untuk diketahui, warga Dukuh Malangan Desa Karangrejo Kecamatan Pucakwangi, Pati itu terkena api saat bermain mercon bumbung atau mercon bambu. Sempat beredar kabar korban disiram minyak oleh rekannya, namun ternyata hanya ketidak sengajaan saat bermain dan tidak ada penyiraman.

Selasa, 11 Juni 2019

Jokowi Sudah Janjikan Kenaikan Gaji PNS 5% Sejak Agustus 2018

Tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang diketuai oleh Bambang Widjojanto menyinggung kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) sebesar 5%. Kenaikan gaji tersebut dirapel pada April 2019.

Faktanya, kenaikan gaji para abdi negara itu sudah dijanjikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Agustus 2018. Tepatnya, pada saat Kepala Negara membacakan pidato kenegaraan di acara nota keuangan. PT BESTPROFIT

Berdasarkan rangkuman detikFinance yang dikutip Jumat (14/6/2019), pada tanggal 16 Agustus 2018, Jokowi menyebutkan gaji pokok pegawai negeri sipil (PNS) dan pensiunan dinaikkan rata-rata sebesar 5% pada 2019.
Hal itu diungkapkan di depan seluruh pejabat tinggi negara maupun Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan. BEST PROFIT

"Pada tahun 2019 pemerintah akan menaikkan gaji pokok dan pensiunan pokok bagi aparatur negara, serta pensiunan sebesar rata-rata 5%," kata Jokowi saat itu. BESTPROFIT

Alasan kenaikan gaji pokok PNS dan pensiunan sebesar 5%, kata Jokowi merupakan langkah lanjutan pemerintah dalam percepatan pelaksanaan reformasi di 86 kementerian/lembaga (K/L).

Serta bertujuan agar layanan publik semakin lebih baik, mudah, cepat, dan transparan, disertai penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik.

"Peningkatan kualitas dan motivasi birokrasi terus dilakukan agar aparatur negara makin profesional, bersih, dan terjaga kesejahteraannya," tutup dia.
Sementara itu, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan, keputusan menaikkan gaji pokok PNS tahun 2019 sama sekali tidak mengandung muatan politik.

"Kenyataannya kan semua basisnya birokrasi, nggak ada politisan-politisan," kata Askolani pada 30 Oktober 2018.

Dia mengungkapkan, adanya penilaian politis dalam keputusan kenaikan gaji pokok PNS merupakan hal yang wajar, apalagi Indonesia merupakan negara demokrasi.

Namun, dirinya menegaskan bahwa keputusan menaikkan gaji pokok PNS sesuai dengan birokrasi yang ada. Selain itu, sudah lama gaji pokok para abdi negara tidak naik dan untuk penyesuaian terhadap inflasi.

Senin, 10 Juni 2019

KPU: Penetapan Calon Terpilih Pemilu Paling Lambat 28 Mei

KPU menyatakan penetapan calon terpilih dalam Pemilu 2019 dapat dilakukan pada tanggal 25 Mei 2019. Namun, penetapan itu tergantung ada tidaknya sengketa yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK).
PT BESTPROFIT
"Tetapi kalau nggak ada sengketa sampai tanggal 25 Mei. Kalau tanggal 25 itu batasnya, pagi bisa aja kita tetapkan sore," kata Ketua KPU Arief Budiman, di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakata Pusat, Jumat (17/5/2019).
BEST PROFIT
"Kenapa batasnya sore, apa pagi itukan tergantung kita tetapkan (rekapitulasi suara) di sini kapan," sambung Arief. 
Saat ini KPU masih melakukan rekapitulasi nasional. Berdasarkan jadwal, penetapan rekapitulasi suara akan dilakukan 22 Mei 2019.
BESTPROFIT
"Maka, KPU punya kesempatan 3 hari untuk tetapin calon terpilih, berarti bisa tanggal 26, 27 dan 28 Mei. Kemungkinannya, paling cepat tanggal 26, paling akhir tanggal 28," tuturnya.  
Jadwal penetapan calon terpilih dan batas sengketa ini telah diatur dalam PKPU nomor 10 tahun 2019 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu 2019. Berikut isinya:

Pengajuan permohonan sengketa di Mahkamah Konstitusi paling lama 3×24 jam sejak diumumkan penetapan perolehan suara hasil pemilu anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan Kabupaten/kota secara nasional oleh KPU.

Penetapan presiden dan wakil presiden terpilih tanpa pengajuan keberatan penetapan hasil pemilu. Paling lama 3 hari setelah berakhirnya batas waktu pengajuan keberatan penetapan hasil pemilu presiden dan wakil presiden kepada Mahkamah Konstitusi.

Jumat, 07 Juni 2019

Gelar Aksi Solidaritas, IKB UI Sebut dr Ani Hasibuan Korban Kriminalisasi

Ikatan Keluarga Besar UI (IKB UI) menggelar aksi solidaritas untuk dokter Robiah Khairani Hasibuan atau Ani Hasibuan yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas tuduhan penyebaran informasi yang menimbulkan rasa kebencian. Mereka menyerukan #SaveAniHasibuan.
PT BESTPROFIT
Massa berkumpul di dekat Masjid Arief Rahman Hakim Universitas Indonesia, Jalan Salemba Raya, Paseban, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (17/5/2019) pukul 13.36 WIB. Massa yang mengenakan jaket berwarna kuning itu tampak membentangkan spanduk berisi tandatangan dukungan untuk Ani Hasibuan.
Sekuriti setempat sempat melarang massa menggelar aksi di dalam kampus. Namun, mereka kemudian diberikan waktu 30 menit untuk menyampaikan orasinya.
Koordinator IKB UI, Hidayat Matnoer, mengatakan aksi ini untuk memberikan dukungan kepada Ani Hasibuan agar tak gentar menyuarakan kebenaran. Menurut Hidayat, Ani Hasibuan dikriminalisasi.
BEST PROFIT
"Kami tidak rela alumni kami, teman sejawat kami, teman satu almamater kami mendapatkan perilaku yang tidak baik, tidak layak, tidak adil oleh penguasa yaitu dikriminalisasi, dipersekusi, ditersangkakan. Kami di sini menghimpun diri untuk bersama-sama berani melawan apa yang dilakukan oleh aparat kekuasaan terhadap dokter Ani Hasibuan," ujar dia. BESTPROFIT
Hidayat mengatakan laporan terhadap Ani Hasibuan merupakan bentuk pembungkaman kebebasan akademik. Hidayat menegaskan IKB UI mengecam tindakan itu.

"Kami ingin mengatakan bahwa yang terjadi pada dokter Ani Hasibuan adalah ketidakadilan dan juga pembungkaman sebuah kebebasan akademik, kebebasan intelektual yang menjadi batu demokrasi, pilar demokrasi yang harus tetap berdiri. Kalau seandainya sebuah ketidakadilan, maka kita menginginkan adanya solidaritas dan hari ini kami membangun solidaritas itu," ujar dia.  
Dia pun berharap dukungan yang digelorakan oleh IKB UI dapat terus mendapat sambutan positif dari sejumlah lain. Hidayat juga mengingatkan tentang perlawanan dari masyarakat atas pembungkaman kebebasan berpendapat.

"Karena apa yang terjadi ini tidak hanya melukai Dokter Ani Hasibuan, tapi juga melukai almamater kami, almamater Universitas Indonesia. Jadi kami ingin ingatkan, jangan main-main terhadap proses kebebasan berpendapat dan berekspresi yang alumni UI perjuangkan sejak dulu. Kalau seandainya ini jadi alat permainan,,kami alumni UI dan keluarga besar UI akan sama-sama melakukan perlawanan yang layak," bebernya.

Setelah berorasi, massa aksi kemudian begerak menuju Fakultas Kedokteran UI. Mereka lalu membubarkan diri.

Kamis, 06 Juni 2019

Rohaniawan Buddha: People Power Inkonstitusional!

Sebanyak 11 orang perwakilan majelis Buddha, biksu dan pengurus Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) berdeklarasi mengambil sikap tentang ancaman gerakan people power.
PT BESTPROFIT
Deklarasi dibacakan di sela-sela upacara pengambilan sarana puja api alam Mrapen, Grobogan, dalam rangka Perayaan Tri Suci Waisak yang akan digelar di Candi Mendut dan Candi Borobudur mendatang.
BEST PROFIT
Lien Ting Fashe dari Mandha Tantri, adalah yang memimpin membacakan lembaran berisikan deklarasi. Kemudian diikuti oleh sepuluh perwakilan di muka panggung, serta para umat Buddha yang hadir.
"Kami menyampaikan sikap bahwa pelaksanan Pemilu 2019 berjalan transparan, jujur dan adil," kata Lien dalam deklarasinya. BESTPROFIT
Pihaknya menegaskan tidak akan terpengaruh mengikuti gerakan people power yang belakangan santer didengungkan. "Kami tidak terpengaruh mengikuti gerakan people power yang digaungkan oleh sekelompok orang untuk menumbangkan pemerintahan yang sah," lanjutnya

"People power adalah gerakan inkonstitusional dan merusak tatanan demokrasi yang telah dibangun," tambah Lien.

Para rohaniawan agama Buddha ini juga menyerukan agar semua pihak bersama-sama menunggu proses Pemilu sampai selesai. "Kita tunggu pegumuman resmi dari KPU tanggal 22 Mei nanti," tegasnya. 

Rabu, 05 Juni 2019

KPU Jelaskan Selisih Surat Suara Sah Pilpres-Pileg DPD yang Capai Jutaan

Perbandingan jumlah surat suara sah Pilpres 2019 dan Pileg DPD di Jawa Tengah yang mencapai jutaan ramai dibahas di media sosial. KPU lalu memberi penjelasan.
PT BESTPROFIT
Dilihat detikcom, Jumat (17/5/2019), ada netizen yang menyoroti jumlah surat suara sah Pilpres dan DPD yang beda sekitar 5,35 juta. Suara sah pilpres di Jawa Tengah jumlahnya 21,77 juta. Sementara itu, jumlah suara sah DPD untuk provinsi Jateng mencapai 16,42 juta. BEST PROFIT
Selain itu, perbedaan jumlah surat suara tidak sah untuk dua kategori pemilu itu juga mencolok. Suara tidak sah pilpres di Jawa Tengah hanya 606.514 ribu, sedangkan suara tidak sah untuk DPD mencapai 5,92 juta.
Melalui akun Twitter-nya, komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi menjelaskan perihal perbedaan jumlah suara sah itu. Dia mengunggah data pemilih pilpres dan pileg di beberapa provinsi, salah satunya Jawa Tengah. Berikut data untuk Provinsi Jawa Tengah: BESTPROFIT
Provinsi Jawa Tengah dengan pemilih 28,31 juta:

Suara sah pilpres: 21,77 juta
Suara tidak sah pilpres: 606.514
Total pemilih: 22,38 juta

Suara sah DPD: 16,42 juta
Suara tidak sah DPD: 5,92 juta
Total pemilih: 22,34 juta

Menurut Pramono, perbedaan suara sah Pilpres dan Pileg DPD juga terjadi di provinsi lain.

"Ada yang menyoal suara sah Pemilu DPD selisih 5,35 juta dengan suara sah Pilpres di Jateng. Selisih juga terjadi di provinsi-provinsi lain. Misal Jatim dan Jabar," cuit Pramono di Twitter. Ketikan Pramono telah disesuaikan.
Lalu, mengapa hal tersebut bisa terjadi? Pramono menjelaskan bahwa ada pemilih yang cenderung mencoblos surat suara pilpres, namun mengabaikan surat suara DPD. Itulah duduk perkara selisih suara sah pilpres dan DPD di Jawa Tengah.

"Info dari KPU Provinsi, banyak pemilih biarkan surat suara DPD utuh (tidak dicoblos) atau nyoblos lebih dari satu calon. Maka suara tidak sah besar," kata Pramono.

Selasa, 04 Juni 2019

Hasil Rekapitulasi Jaktim: Prabowo Menang Tipis, PDIP Unggul di Pileg DPR

Pasangan capres cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menang tipis atas rivalnya Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin di Jakarta Timur. Sementara itu, PDIP unggul di perolehan suara Pileg.

Hasil pilpres dan pileg itu dibacakan dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019, Provinsi DKI Jakarta yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU DKI Jakarta Betty Epsilon Idroos, di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (17/5/2019).
Pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin mendapatkan suara 857.940, sedangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan 987.607.
PT BESTPROFIT
Sempat ada kendala yang disampaikan saksi paslon 01 karena ada catatan di form DB2 terkait salah input kolom. Namun KPU DKI Jakarta, Bawaslu, dan para saksi sepakat permasalahan tersebut sudah diselesaikan di tingkat sebelumnya.
BEST PROFIT
"Kita sahkan PPWP (Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden) Jakarta Timur," ungkap Betty.
Sementara itu untuk pemilihan DPR RI, PDIP menang tipis dengan perolehan suara 360.141. Di urutan kedua ada PKS dengan perolehan suara 343.789.
BESTPROFIT
Selanjutnya mengikuti di bawahnya, Partai Gerindra mendapatkan suara sebesar 251.054. Sedangkan PAN mengikuti di urutan keempat dengan perolehan suara 171.081.

Suara untuk pilpres dan DPR RI disetujui oleh semua saksi saksi dalam sidang. Sementara itu, suara untuk DPRD belum direkap oleh KPU DKI Jakarta.

Berikut adalah perolehan suara pilpres dan pileg DPR RI di Jakarta Timur:

Pilpres

Jokowi-Ma'ruf Amin: 857.940
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 987.607

Jumlah seluruh Suara Sah: 1.845.547
Tidah Sah: 226.365
Jumlah Suara Masuk: 1.868.182


DPR RI

PKB: 99.114
Gerindra: 251.054
PDIP: 360.141
Golkar: 79.644
Nasdem: 56.313
Partai Garuda: 4.273
Berkarya: 23.115
PKS: 343.789
Perindo: 42.632
PPP: 68.986
PSI: 105.136
PAN: 171.081
Hanura: 30.184
Demokrat: 82.964
PBB: 10.614
PKPI: 2.982

Jumlah Seluruh Suara Sah: 1.732.022
Suara Tidak Sah: 121.865
Jumlah Suara Masuk: 1.853.887

Senin, 03 Juni 2019

OSO vs Wiranto karena Hanura Gagal, Inas Singgung Upaya 'Makar' Sudding

Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir menguak penyebab kegagalan partainya melenggang ke DPR. Inas menuding petaka tersebut bermula dari upaya 'makar' yang dilakukan eks Sekjen Hanura Sarifuddin Sudding.
PT BESTPROFIT
"Upaya makar yang dilakukan oleh Suding dkk di awal tahun 2018 yang lalu dengan menyelenggarakan Munaslub, adalah awal petaka bagi Hanura karena menjadi sumber perpecahan partai dari atas hingga ke akar rumput, sehingga soliditas partai tidak lagi dapat dipertahankan dan konstituen-pun akhirnya lari, jadi tidak heran jika kursi Hanura hilang di berbagai daerah dan bahkan gagal menuju Senayan," ujar Inas kepada wartawan, Jumat (17/5/2019). 
Inas mengungkapkan, Sudding saat itu memberontak dan berupaya untuk menggulingkan Ketum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO). Bahkan, kata Inas, upaya makar dari Sudding itu seolah dibenarkan dan didukung oleh Wiranto yang saat itu telah turun dari tahta Ketum Hanura.
BEST PROFIT
Seperti diketahui dalam aksi pemberontakan itu lantaran Sudding cs menilai kepemimpinan OSO arogan. Menggelar munaslub, kubu 'Ambhara' yang dimotori Sudding pun lantas memecat OSO dan menetapkan Daryatmo sebagai ketum. Pihak OSO tak terima, lalu balik memecat Sudding dan kader Hanura yang melakukan perlawanan.
BESTPROFIT
Masalah kepengurusan partai itu kemudian berlanjut di meja hijau. Keputusan terakhir, PTUN menyatakan kepemimpinan Hanura kembali dengan Ketum OSO dan Sekjen Sudding. Namun kubu OSO tidak mengakuinya dan masih mengajukan banding. Hingga akhirnya, Sudding dan sejumlah kader yang melawan berpindah partai.

"Seharusnya hal ini tidak akan terjadi jika Pak Wiranto pada saat itu tidak mencla mencle dalam menyikapi dinamika di Partai Hanura pada saat itu. Kalau kita baca di beberapa media pada saat itu, narasi yang disampaikan oleh Wiranto kadang membenarkan tindakan Suding dkk dan kadang mengatakan bahwa Ketum Hanura tetap bang OSO, padahal sikap yang ditunjukan oleh Wiranto tersebut, jelas-jelas mengkhianati kesepakatan serah terima Ketua Umum Hanura dari Wiranto kepada bang OSO, yakni membesarkan Hanura dan memenangkan Pileg 2019," tuturnya.  
Karena itu, menurut Inas, tidaklah salah jika kemudian OSO menyalahkan Wiranto atas kegagalan Hanura lolos ke DPR di Pileg 2019 ini. Sebab, menurut dia, Wiranto memiliki andil dalam kegagalan partai yang berdiri sejak tahun 2006 itu.

"Jika saja pada saat itu Wiranto tegas dan lugas menolak Munaslub yang diselenggarakan oleh Suding dkk dan meminta kader-kader Hanura untuk tetap solid dan loyal kepada Ketua Umum-nya yakni Bang OSO, maka Hanura tidak akan pecah seperti sekarang ini, dan konstituen pun tidak akan lari dari Hanura! Padahal sebagai mantan Panglima ABRI dan Menkopolhukam, Pak Wiranto seharusnya sangat faham bahwa membiarkan partai Hanura pecah pada awal tahun 2018, di saat Pemilu Legislatif sudah dekat, adalah strategi yang sangat buruk! Atau jangan-jangan justru ini merupakan strategi Pak Wiranto untuk menjatuhkan Bang OSO? Who knows?" ujar Inas.

Sebelumnya, gagalnya Hanura lolos ke DPR membuat OSO menyalahkan Wiranto. Wiranto kemudian menolak disalahkan, tapi mengungkap kesalahannya yang lain. Menurut Wiranto, kesalahannya hanyalah menunjuk OSO menjadi Ketua Umum Hanura.