Kamis, 03 Mei 2018

Qatar Tuding Arab Saudi Sewenang-wenang Tahan Warganya



PT BESTPROFITOtoritas Qatar menuding Arab Saudi telah sewenang-wenang menangkap seorang warganya yang baru pulang dari Yaman. Qatar menyebut Saudi telah melanggar hukum secara terang-terangan. 

Seperti dilansir AFP, Jumat (4/5/2018), otoritas Qatar melalui Kementerian Luar Negeri meminta Saudi segera membebaskan warganya yang bernama Mohsen Saleh Saadoun al-Qurabi. Qatar juga menegaskan otoritas Saudi bertanggung jawab atas keselamatan dan keamanan Al-Qurabi. BESTPROFIT

"Penangkapan dan penahanan warga Qatar, Al-Qurabi, oleh otoritas Saudi saat dia baru kembali dari Yaman pada 21 April, di mana dia mengunjungi keluarganya dan tanpa melakukan pelanggaran apapun dan tanpa dakwaan apapun, adalah pelanggaran terang-terangan terhadap hukum nasional," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Qatar. BEST PROFIT 



Disebutkan Kementerian Luar Negeri Qatar bahwa Al-Qurabi yang berusia 63 tahun menderita 'masalah kesehatan kronis yang membutuhkan perawatan kesehatan berkelanjutan'.



Otoritas Saudi menolak berkomentar atas hal ini. 

Namun Al-Arabiya TV yang dimiliki Saudi melaporkan bahwa pasukan pemerintah Yaman menangkap Al-Qurabi saat dia berusaha menyeberang perbatasan dari Yaman menuju Oman. 

Dalam laporannya, Al-Arabiya TV menyebut Al-Qurabi sebagai agen intelijen. Disebutkan bahwa Al-Qurabi ditangkap atas 'kecurigaan mendukung Houthi', kelompok pemberontak di Yaman yang didukung Iran.

Diketahui bahwa Saudi memimpin koalisi melawan Houthi di Yaman sejak tahun 2015. Operasi militer koalisi Saudi itu bertujuan memerangi Houthi dan membantu pemerintahan yang diakui internasional untuk kembali berkuasa. Nyaris 10 ribu orang tewas dalam konflik Yaman yang disebut Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.



Tudingan Qatar terhadap Saudi ini dilontarkan saat krisis politik yang telah berlangsung antara kedua negara dalam 11 bulan terakhir. Tahun lalu, Saudi dan sekutunya memutuskan hubungan dengan Qatar setelah menuding negara itu mendukung terorisme dan berupaya menjalin hubungan lebih dekat dengan Iran. 

Sumber : Detik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar